Apa Itu Topologi STAR ? Serta Kelebihan Dan Kekuranganya


Google.com
  Topologi star atau dengan kata lain yang disebut dengan topologi bintang. Topologi ini merupakan bentuk topologi jaringan yang berupa konvergensi dari node tengah  ke setiap node atau pengguna dengan menggunakan bantuan alat lain untuk mengoneksikan jaringan komputer dimana tiap simpul pada masing-masing terminal terhubung ke file server tunggal terpusat, dengan menggunakan segmen kabel sendiri.
  Contoh alat yang dipakai disini adalah HUB, switch, dan lain-lain. Keunggulan topologi ini adalah didapatkannya kinerja yang optimal karena lintas kabel dan terminal ke server yang pendek
  a. Karateristik Topologi Star
  1. Setiap node berkomunikasi langsung dengan konsetrator ( HUB )
  2. Bila setiap paket data yang masuk ke consetrator ( HUB ) kemudian di-broadcast ke seluruhan node yang terhubung sangat banyak ( misalnya memakai hub 32 port ) maka kinerja jaringan akan semakin turun.
  3. Sangat mudah dikembangkan, sebab setiap node hanya terhubung secara langsung ke consentrator.
  4. Jika salah satu ethernet card rusak, atau salah satu kabel pada terminal putus, maka keseluruhan jaringan masih tetap bisa berkomunikasi atau tidak terjadi down pada jaringan keseluruhan tersebut.
  5. Tipe kabel yang digunakan biasanya jenis UTP.
  b. Kelebihan Topologi Star
  1. Arus lalu lintas informasi data lebih optimal.
  2. Jika terjadi penambahan atau pengurangan terminal tidak mengganggu operasi yang sedang berlangsung.
  3. Jika salah satu terminal rusak, maka terminal lainnya tidak mengalami gangguan.
  4. Memudahkan dalam penambahan komputer dan terminal.
  5. Memudahkan admin dalam mengelola jaringan.
  6. Memudahkan mendeteksi kerusakan dan kesalahan pada jaringan
  c. Kekurangan Topologi Star
  1. Jumlah terminal-terminal terbatas, tergantung dari port yang ada pada HUB.
  2. Lalu lintas data yang padat dapat menyebabkan jaringan bekerja lebih lambat.
  3. Pemborosan terhadap kabel
  4. Lebih lambat

TERIMA KASIH

Komentar